Hadir Lebih Dekat dengan Generasi Muda, Bawaslu Tual Edukasi Pemilih Pemula di SMA N 7 Tual
|
TUAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tual terus bergerak secara konsisten dan proaktif dalam merangkul elemen pemilih pemula di masa non-tahapan. Langkah nyata ini kembali ditunjukkan dengan hadirnya jajaran pengawas pemilu dalam agenda Konsolidasi Demokrasi yang diselenggarakan di SMA Negeri 7 Tual pada Senin, (8/6/2026).
Kehadiran Bawaslu Kota Tual di lembaga pendidikan ini bertujuan untuk memotong jarak informasi, sekaligus memberikan pemahaman mendalam bagi para siswa yang akan segera memasuki usia hak pilih mengenai esensi pengawasan partisipatif.
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS) Bawaslu Kota Tual, Habel N. Songjanan, S.T. Kehadiran pimpinan komisioner ini menegaskan komitmen Bawaslu dalam memberikan penguatan mental dan pemahaman hukum kepemiluan langsung kepada calon pemilih masa depan.
Acara yang dikemas menjadi ruang edukasi dan dialog interaktif ini berjalan sangat dinamis antara jajaran Bawaslu Kota Tual dengan para siswa serta dewan guru. Melalui metode dialog dua arah ini, para siswa diajak untuk mengenali ragam potensi kerawanan pemilu dan pentingnya menjaga hak konstitusional secara mandiri.
Pimpinan Bawaslu Kota Tual menekankan bahwa generasi muda di SMA Negeri 7 Tual memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar. Karakter pemuda yang cerdas, kritis, dan berintegritas dinilai menjadi modal utama dalam menolak serta meminimalisasi praktik-praktik politik uang, penyebaran berita bohong (hoaks), dan politisasi SARA.
Pihak sekolah mengapresiasi tinggi langkah yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Tual. Adanya pendidikan politik sejak dini ini diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan siswa yang berorientasi pada nilai-nilai keadilan dan kejujuran berdemokrasi.
Melalui program Konsolidasi Demokrasi yang menyasar sekolah-sekolah menengah atas secara berkala, Bawaslu Kota Tual optimis dapat melahirkan fondasi pengawasan partisipatif yang kokoh di kalangan pemilih pemula.
Penulis: Anggun R.