Lompat ke isi utama

Berita

Terima Audiensi Gerakan Edukasi Perempuan Kei, Bawaslu Tual Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif

Terima Audiensi Gerakan Edukasi Perempuan Kei, Bawaslu Tual Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif

Terima Audiensi Gerakan Edukasi Perempuan Kei, Bawaslu Tual Perkuat Sinergi Pengawasan Partisipatif

TUAL – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tual menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus Gerakan Edukasi Perempuan Kei (GEPKei) di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Tual, Rabu (11/02/2026). Pertemuan ini dilakukan dalam rangka membangun kolaborasi strategis terkait pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, khususnya di kalangan perempuan di Bumi Maren.

Kunjungan ini disambut langsung oleh jajaran Pimpinan Bawaslu Kota Tual. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif, membahas berbagai isu krusial mengenai peran aktif perempuan dalam mengawal integritas proses demokrasi di Kota Tual.

Dalam audiensinya, perwakilan Gerakan Edukasi Perempuan Kei menyampaikan komitmennya untuk turut serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya partisipasi perempuan, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai agen pengawas yang aktif di lapangan.

Pihak GEPKei menilai bahwa literasi politik bagi perempuan adalah kunci untuk meminimalisir praktik-praktik pelanggaran pemilu, seperti politik uang maupun penyebaran hoaks di tingkat keluarga dan komunitas.

Bawaslu Kota Tual memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang dilakukan oleh rekan-rekan Gerakan Edukasi Perempuan Kei. Bawaslu menegaskan bahwa keterlibatan kelompok perempuan merupakan pilar penting dalam pengawasan partisipatif.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan Gerakan Edukasi Perempuan Kei. Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri; kami butuh dukungan elemen masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku," ujar Pimpinan Bawaslu Kota Tual.

"Keterlibatan perempuan dalam lembaga pengawas bukan sekadar memenuhi kuota, melainkan bentuk pengakuan atas kompetensi perempuan Kei dalam mengawal demokrasi. Kami mengajak Gerakan Edukasi Perempuan Kei untuk menjadi mitra strategis dalam mensosialisasikan pengawasan partisipatif ke lapisan masyarakat yang lebih luas," tegas Moh. Sofyan Rahayaan, Ketua Bawaslu Kota Tual.

Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks partisipasi masyarakat dalam berbagai agenda sosialisasi pemilu yang inklusif dan ramah perempuan di masa mendatang di Kota Tual.