Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Tual Kawal Ketat Pemeriksaan Kesehatan Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah

Pengawasan Pemeriksaan Kesehatan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tual

Ambon - Bawaslu Kota Tual, mengawasi secara ketat proses pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Tual di RSUP Dr. Johanes Leimena Ambon. Pemeriksaan kesehatan ini merupakan tahapan penting yang berlangsung sejak tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2024, sebagai bagian dari persyaratan pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Bukan hanya Kota Tual, sejumlah daerah lain di Kabupaten/Kota Se Provinsi Maluku juga turut melakukan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon kepala daerahnya di RSUP Dr. Johanes Leimena Ambon. Hal ini menjadikan RSUP Dr. Johanes Leimena Ambon sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah dari berbagai wilayah, mengingat kapasitas dan fasilitas rumah sakit yang memadai serta tim medis yang berpengalaman.

Habel Nixon Songjanan, ST, anggota Bawaslu Kota Tual, menyampaikan bahwa Bawaslu tidak hanya memastikan proses pemeriksaan kesehatan ini berjalan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetapi juga menjaga agar semua bakal pasangan calon mendapatkan perlakuan yang adil dan setara. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh tahapan pemilihan ini berjalan dengan transparan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga proses pemungutan suara nantinya,” tegas Habel.

Proses pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi berbagai aspek, mulai dari pemeriksaan fisik, tes psikologi, hingga uji bebas narkoba. Setiap pasangan calon harus melalui serangkaian tes ini sebelum dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dalam pencalonan.

Pengawasan ini tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu Kota Tual tetapi juga semua daerah yang calon kepala daerahnya melakukan pemeriksaan di RSUP Dr. Johanes Leimena Ambon. Bawaslu di setiap kabupaten/kota tersebut juga turut serta dalam pengawasan, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan KPU setempat.

Dengan adanya pengawasan ketat ini, diharapkan integritas dan kredibilitas pemilihan kepala daerah di seluruh wilayah ini dapat terjaga dengan baik, menciptakan Pilkada yang jujur dan adil.